Emergency Call


Ambulance
Call Center
Apakah kami membantu anda untuk mencari informasi?
  Ya
  Tidak

Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

27 Jul 2021, 01:14:34

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan pasien dan menjamin keselamatan pasien maka Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Thaha Saifuddin Tebo mempunyai program peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP) yang menjangkau ke seluruh unit kerja di rumah sakit. RSUD STS Tebo telah menetapkan komite/tim untuk mengelola program peningkatan mutu dan keselamatan pasien agar mekanisme koordinasi pelaksanaan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien dapat berjalan lebih baik.

Fokus area standar peningkatan mutu dan keselamatan pasien adalah :

  1. Pengelolaan kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan pasien;

  2. Pemilihan, pengumpulan, analisis, dan validasi data indikator mutu;

  3. Pelaporan dan analisis insiden keselamatan pasien;

  4. Pencapaian dan mempertahankan perbaikan;

  5. Manajemen

Standar-Standar PMKP

Standar PMKP 1 : Rumah sakit mempunyai Komite/Tim atau bentuk organisasi lainnya yang kompeten untuk mengelola kegiatan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Standar PMKP 2 : Rumah sakit mempunyai referensi terkini tentang peningkatan mutu dan keselamatan pasien berdasar atas ilmu pengetahuan dan informasi terkini serta perkembangan konsep peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Standar PMKP 2.1 : Rumah sakit menyediakan teknologi dan dukungan lainnya untuk mendukung sistem manajemen data pengukuran mutu terintegrasi sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.
Standar PMKP 3 : Rumah sakit mempunyai program pelatihan peningkatan mutu dan keselamatan pasien untuk pimpinan rumah sakit serta semua staf yang terlibat dalam pengumpulan, analisis, dan validasi data mutu.
Standar PMKP 4 : Komite/tim PMKP atau bentuk organisasi lain terlibat proses pemilihan prioritas pengukuran pelayanan klinis yang akan dievaluasi serta melakukan koordinasi dan integrasi kegiatan pengukuran di seluruh unit di rumah sakit.
Standar PMKP 5 : Rumah sakit memilih dan menetapkan prioritas pengukuran mutu pelayanan klinis yang akan dievaluasi dan indikator-indikator berdasar atas prioritas tersebut.
Standar PMKP 5.1 : Dilakukan evaluasi proses pelaksanaan panduan praktik klinik, alur klinis (clinical pathway), dan/atau protokol klinis, dan/atau prosedur, dan/atau standing order di prioritas pengukuran mutu pelayanan klinis.
Standar PMKP 6 : Setiap unit kerja di rumah sakit memilih dan menetapkan indikator mutu yang dipergunakan untuk mengukur mutu unit kerja.
Standar PMKP 7 : Pengumpulan data merupakan salah satu kegiatan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien untuk mendukung asuhan pasien serta manajemen rumah sakit lebih baik.
Standar PMKP 7.1 : Analisis data merupakan salah satu kegiatan program peningkatan mutu serta keselamatan pasien untuk mendukung asuhan pasien dan manajemen rumah sakit.
Standar PMKP 7.2 : Program PMKP prioritas di rumah sakit telah dianalisis dan mempunyai dampak terhadap peningkatan mutu serta efisiensi biaya per tahun.
Standar PMKP 8 : Rumah sakit mempunyai regulasi validasi data indikator area klinik yang baru atau mengalami perubahan dan data yang akan dipublikasikan. Regulasi ini diterapkan menggunakan proses internal validasi data.
Standar PMKP 9 : Rumah sakit menetapkan sistem pelaporan insiden keselamatan pasien baik internal maupun eksternal.
Standar PMKP 9.1 : Rumah sakit telah menetapkan jenis kejadian sentinel, serta melaporkan dan melakukan analisis akar masalah (root cause analysis).
Standar PMKP 9.2 : Rumah sakit menetapkan regulasi untuk melakukan analisis data KTD dan mengambil langkah tindaklanjut.
Standar PMKP 9.3 : Rumah sakit menetapkan regulasi untuk analisis kejadian nyaris cedera (KNC) dan kejadian tidak cedera (KTC).
Standar PMKP 10 : Ada pengukuran dan evaluasi budaya keselamatan pasien.
Standar PMKP 11 : Peningkatan mutu dan keselamatan pasien dicapai dan dipertahankan.
Standar PMKP 12 : Program manajemen risiko berkelanjutan digunakan untuk melakukan identifikasi dan mengurangi cedera serta mengurangi risiko lain terhadap keselamatan pasien dan staf.

 

Laporan Indikator RSUD STS Tebo 2020